·ÉËÙÖ±²¥

7 Ular Sanca Diamankan Petugas Damkar Cianjur dalam Sepekan

7 Ular Sanca Diamankan Petugas Damkar Cianjur dalam Sepekan

Ikbal Selamet - detikJabar
Selasa, 04 Mar 2025 18:54 WIB
Ular sanca yang ditemukan di selokan.
Ular sanca yang ditemukan di selokan. (Foto: Ikbal Selamet/detikJabar)
Cianjur -

Ular sanca bermunculan setiap hujan deras mengguyur Cianjur selama beberapa jam. Bahkan tercatat dalam sepekan terakhir ada 7 ekor ular sanca yang berhasil diamankan, dengan ukuran paling besar mencapai 4 meter.

Terbaru, seekor ular sanca atau piton sepanjang 1,5 meter berhasil ditangkap warga di Kampung Margaluyu, Kelurahan Muka, Kecamatan Cianjur, Cianjur, Selasa (4/3/2025) dini hari.

Hendra Apandi (29), warga sekitar, menyebutkan ular tersebut muncul dari selokan yang meluap akibat hujan deras sejak Senin (3/3) sore.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Awalnya saya dan beberapa warga sedang memperbaiki selokan yang mampet, sehingga airnya meluap. Tiba-tiba warga lainnya ada yang teriak jika muncul ular berukuran cukup besar," kata Hendra, Selasa (4/3/2025).

Setelah memastikan keberadaan ular tersebut, dia dan warga lainnya langsung berusaha menangkap ular sepanjang 1,5 meter dan berat sekitar 7 kilogram tersebut.

ADVERTISEMENT

"Ternyata ular piton itu memang beneran ada di area sungai, saya dan satu warga lainnya langsung membawa kayu untuk menangkap ular itu lalu dimasukkan ke dalam karung," jelasnya.

Kiki Rizki (36) warga lainnya mengaku, peristiwa penemuan ular sanca bukan yang pertama, sebelumnyga juga pernah ditemukan ular sanca dengan ukuran hang sama.

"Pernah ada juga ular piton dengan ukuran yang hampir sama beberapa minggu ke belakang, tapi berhasil diamankan juga ditangkap oleh warga," ungkapnya.

Tak hanya ular piton saja, sambung dia, seekor biawak besar juga kerap berkeliaran di wilayah tersebut, sehingga warga sekitar menanggapi kejadian itu dengan tenang karena sudah terbiasa dialami.

"Terakhir dua hari yang lalu saya dan warga menemukan biawak seukuran paha orang dewasa, dan tidak ada warga yang panik melihat hewan itu karena sudah terbiasa melihat kemunculan hewan-hewan reptil itu," beber Kiki.

Menurutnya, kondisi hujan deras juga memicu kemunculan hewan-hewan melata tersebut berkeliaran di pemukiman warga. Meski sudah terbiasa, lanjut dia, warga sekitar tetap berhati-hati terhadap hewan tersebut yang bisa saja membahayakan warga.

"Hewan-hewan seperti ular, biawak biasanya muncul ketika cuaca sedang hujan. Warga juga sudah biasa dengan fenomena itu, namun mereka pastinya tetap waspada dan berhati-hati untuk mencegah terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Cianjur Djoko Purnomo, mengatakan dalam sepekan terakhir tercatat ada tujuh ular piton atau sanca yang berhasil diamankan.

"Di Cikalong kami amankan 2 ekor, di Sindangbarang 1 ekor, Karangtengah 2 ekor, Sukaluyu 1 ekor, dan Cianjur kota 1 ekor. Jadi total ada tujuh ekor yang kami evakuasi dari pemukiman warga," kata Djoko.

Menurut dia, rata-rata ular sanca yang berhasil diamankan berukuran cukup besar, mulai dari 1,5 meter hingga 4 meter.

"Paling besar kami amankan ukuran 4 meter. Kalau rata-ratanya di ukuran 2,5 meter," ujarnya.

Dia meminta warga untuk tetap waspada mengingat saat musim hujan, hewan melata kerap keluar dan masuk ke pemukiman. "Kami imbau hati-ati, jika memang hewan berbahaya dan beracun segera hubungi petugas," kata dia.

(orb/orb)

Berita ·ÉËÙÖ±²¥Lainnya
Sepakbola
detikTravel
detikInet
detikHealth
detikHot
Sepakbola
detikFood
detikOto

Hide Ads