Kecelakaan antara truk boks dengan sepur kelinci atau odong-odong terjadi di jalan Cokro-Delanggu, Desa Wangen, Kecamatan Polanharjo, Klaten. Sejumlah orang luka. Berikut kronologi kecelakaan tersebut.
Sabtu 19 Oktober 2024
Pukul 07.30 WIB
Salah satu warga sekitar lokasi kejadian, Wakid, mengatakan kejadian terjadi sekitar pukul 07.30 WIB pagi tadi.
"Kejadian sekitar 07.30 WIB. Saya pas habis sarapan dengar bunyi duarr," ungkap Wakid kepada detikJateng, Sabtu (19/10/2024) pagi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Curiga dengan suara tersebut, kata Wakid, dirinya keluar ke jalan raya. Saat itu terlihat sepur kelinci rusak di lokasi dan korban ada yang terjepit.
"Saya keluar lihat ada yang terjepit. Saya tak berani mendekat," katanya.
Sementara itu, Kanit Gakkum Satlantas Polres Klaten Iptu Alif Akbar Lukman Hakim menyatakan dari keterangan di lokasi, kejadian sekitar pukul 07.30 WIB. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.
"Kronologis kereta kelinci dari arah Delanggu (timur) menuju ke Cokro (barat), sedang KBM truk dari arah Cokro menuju Delanggu. Penyebabnya masih kita lidik," jelasnya di lokasi kejadian.
Menurut Alif, para korban luka dibawa ke RS PKU Muhammadiyah Delanggu dan RSI. Kereta kelinci berisi ibu-ibu warga Desa Kranggan, Kecamatan Polanharjo.
"Muatan kereta kelinci itu dari Desa Kranggan yang hendak senam, jumlahnya sekitar 20-30 orang. Untuk truk muatan air mineral kemasan," kata Alif.
"Ada lima orang luka ringan. Dirawat di RS PKU Muhammadiyah Delanggu ada 3 orang dan ada 2 orang di RS Islam Klaten," jelasnya.
Pantauan detikJateng, lokasi kejadian berada di jalan utama menuju objek wisata Umbul Cokro. Jalan di lokasi kejadian dari barat ke timur dengan posisi menurun dan menikung.
Truk tidak mengalami kerusakan serius tetapi kereta kelinci dengan panjang sekitar 8 meter ringsek bagian depan. Kaca depan pecah tetapi tidak sampai terguling.
(rih/rih)