Vantikan menutup sementara Kapel Sistina jelang digelarnya konklaf pemilihan paus baru pada 7 Mei mendatang. Sebanyak 135 calon paus dari seluruh dunia akan dikumpulkan dan dipilih secara tertutup dan rahasia di Kapel Sistina.
Kenapa digelar di Kapel Sistina?
Hal yang perlu diketahui, Kapel Sistina berada di dalam kediaman resmi Paus di Vatikan yakni Istana Apostolik. Tentu tempat ini jadi sangat menarik dan bermakna.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dilansir dari situs resmi tempat tersebut, Kapel Sistina sering digunakan untuk digelarnya upacara istana kepausan yang dihadiri oleh tokoh-tokoh penting kota tersebut.
Selain itu, tempat ini memang lokasi langganan digelarnya konklaf sejak 1878. Konklaf terakhir yang digelar di sana berlangsung pada 2013, setelah pengunduran diri Benediktus XVI. Di tempat ini juga mendiang Paus Fransiskus terpilih.
Interior Kapel Sistina
Menurut situs Museum Vatican, nama Kapel Sistina terinspirasi dari nama Paus Sixtus IV della Rovere (1471-1484). Ia juga merevitalisasi Kapel Magna lama menjadi Kapel Sistina saat ini antara tahun 1477 dan 1480.
Kapel Sistina memiliki interior yang indah, penuh dengan lukisan hasil karya pelukis terkenal. Pelukis pertama yang diminta untuk mengerjakan interior Kapel Sistina adalah Perugino dan beberapa seniman Renaisans Firenze terkenal pada masa itu. Dekorasi interior tersebut mulai dibuat pada 1481.
Seniman Matteo d'Amelia melukis langit berbintang (1481-1482) pada Langit-langit. Kemudian, dilanjutkan mengerjakan lukisan pada layar, bilik paduan suara, dan lambang kepausan di atas pintu masuk. Pada 15 Agustus 1483, Sixtus IV menambahkan kapel baru yang didedikasikan untuk Bunda Maria Diangkat ke Surga.
Paus berikutnya, Paus Julius II, ingin mengubah sebagian dekorasi. Ia meminta Michelangelo untuk melukis langit-langit dan kubah yang menggambarkan adegan-adegan dari Kitab Kejadian, termasuk penciptaan Adam (1508 dan 1512), Penghakiman Terakhir, kedatangan Kristus yang kedua pada salah satu dinding.
![]() |
Lukisan paling terkenal di Kapel Sistina adalah Penciptaan Adam. Lukisan tersebut berada di langit-langit Kapel Sistina. Gambar tersebut menampilkan bagaimana Tuhan yang memberikan kehidupan kepada Adam.
Gambar ikonik berbentuk tangan kedua figur yang hampir bersentuhan, yang melambangkan penciptaan manusia pertama. Jari-jari mereka yang hampir bersentuhan merupakan salah satu gambar yang paling dikenal dan paling banyak ditiru di dunia.
Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.
Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini
(aqi/abr)